Bahan
- 1 kg iga kambing muda
- 3 siung bawang putih (dikeprek)
- 1 bh bawang bombay
- saus tomat secukupnya
- merica
- pala
- garam
- gula putih
- kecap manis
- air kaldu
- 1 sdt tepung maizena (untuk pengental)
Cara membuat:
- Rebus tulang iga sampai matang/agak empuk
- oseng bawang bombay dan bawang putih hingga matang, masukan iga, kecap manis, saus tomat, garam, merica, pala, gula putih, air kaldu rebus hingga daging empuk dan bumbu menyerap.
- masukan tepung maizena (yang sudah dicampur dengan sedikit air), kocek kembali hingga kuah kental.
Sekedar ingin mengumpulkan catatan resep, sebelum hilang dan berserakan. Sekedar ingin mengabadikan hasil olahan, sebelum disantap. Semoga bisa bermanfaat untuk orang banyak. Untuk anda yang hendak copy paste konten yang ada di dalam blog ini baik resep maupun foto, mohon mengisi komen dibawah post
Monday, 29 March 2010
Saturday, 27 March 2010
Cakue
Bikin Cakue ahh..mumpung byk pembasmi makanan...:)
Bahan :
- 500 gr tepung terigu protein tinggi - 1 sdt ragi instan
- 1 sdm gula pasir
- 1/2 teh soda kue
- 2 sdt garlic powder
- garam secukupnya
- air kurang lebih 350 ml
- 1 sdm gula pasir
- 1/2 teh soda kue
- 2 sdt garlic powder
- garam secukupnya
- air kurang lebih 350 ml
Cara Membuat :
- Campur semua bahan kering, aduk rata.
- Tuang air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga rata dan kalis. Diamkan hingga mengembang.
- simpan adonan di atas meja pipihkan, bentuk, siap digoreng
Cilok
Cilok yang paling muantep yang pernah saya coba adalah cilok jamanku SD, dan terakhir memakannya sekitar 4 thn yg lalu. Ukurannya kecil mungil, kekenyalannya pas,trus dalemannya diisi gajih/fat/lemak, bumbunya lekoh n aga' manis gituh, trus dimakannya panas-panas....ehhhmmm..yummy...
Kalo beli lima ratus perak dapet seabrek (dulu), kalo sekarang sih mana dapet...palingan seribu perak.
aahhhh..jadi pengen bikin....mumpung lagi pada ngumpul semua anggota keluarga.
Bahan :
- 250 gr tepung tapioka
- 2 sdm tepung terigu
- garlic powder
- garam
- penyedap
- air panas
Bahan isian :
Oseng bawang putih, bawang merah hingga harum, masukan daging cincang, tambahkan garam dan penyedap. Aduk hingga matang dan bumbu meresap.
Saus Kacang :
Bisa diliat disini
http://meilanirosi.blogspot.com/2010/03/saos-kacang.html
Cara membuat :
Campurkan semua bahan, beri air panas sedikit demi sedikit, aduk menggunakan spatula (karna panas), bila sudah rata bisa menggunakan tangan sampai adonan kalis. Isi adonan dengan daging cincang, bulatkan, lalu rebus di air mendidih sampai matang.
Tempatkan cilok di piring lalu siram dengan saus kacang.
Sajikan selagi panas.
Wednesday, 24 March 2010
Menunggu itu menyenangkan
Orang bilang menunggu itu membosankan.
Bagiku ..ga' tuh.
Entah kenapa ..aku ko' bisa enjoy dengan perasaan H2C (Harap-Harap Cemas).
Ada keasikan tersendiri begituh.
Minggu lalu ada suatu barang yang aku incar di online shop.
Pengeennnn...banget tuh barang, udah memimpikan dari dulu-dulu.
Bukan sesuatu yang special sih, cuman pengen aja, dan memang butuh.
My hubby said "sabar, klo nge'bid' jangan buru-buru...santai aja lagi"
Perasaan cemas, berharap si barang ga' dilirik orang.
Dari hari kehari di cek terus tuh barang sampai saat last hour tiba baru deh ikutan ngebid.
Deal...dapat harga yang cocok.. siiippp...
Nunggu paket di kirim ada lagi perasaan H2C.
Nyampe ga' yah..dah dua hari ko blom nyampe juga...
Dah hampir seminggu nih mulai dari searching, biding n waiting parcel, ada perasaan H2C.
Pengen cepet nyampe dan segera menggunakannya
TingTeng...bel berbunyi...Alhamdullillah...
Senengnya ...kaya' anak kecil yang baru dapet kado ultah.
I was so excited gitu loh..sambil senyum-senyum sendiri.
Paket dibuka, diamati isinya, dibaca instruksinya, lalu disimpan berjejer diantara barang-barang lainnya.
Keesokannya aku liat barang itu tersimpan di meja dan perasaanku kali ini biasa-biasa aja tuh....
Bukan berarti aku tidak bersyukur dengan apa yang telah aku dapatkan apalagi barang yang diidamkan.
Tapi tenyata yang akan saya garis bawahi dalam hal ini adalah betapa "Menunggu itu mengasikan"
dan hasil akhir itu nomor dua.
Aneh yah?...*-*
Bagiku ..ga' tuh.
Entah kenapa ..aku ko' bisa enjoy dengan perasaan H2C (Harap-Harap Cemas).
Ada keasikan tersendiri begituh.
Minggu lalu ada suatu barang yang aku incar di online shop.
Pengeennnn...banget tuh barang, udah memimpikan dari dulu-dulu.
Bukan sesuatu yang special sih, cuman pengen aja, dan memang butuh.
My hubby said "sabar, klo nge'bid' jangan buru-buru...santai aja lagi"
Perasaan cemas, berharap si barang ga' dilirik orang.
Dari hari kehari di cek terus tuh barang sampai saat last hour tiba baru deh ikutan ngebid.
Deal...dapat harga yang cocok.. siiippp...
Nunggu paket di kirim ada lagi perasaan H2C.
Nyampe ga' yah..dah dua hari ko blom nyampe juga...
Dah hampir seminggu nih mulai dari searching, biding n waiting parcel, ada perasaan H2C.
Pengen cepet nyampe dan segera menggunakannya
TingTeng...bel berbunyi...Alhamdullillah...
Senengnya ...kaya' anak kecil yang baru dapet kado ultah.
I was so excited gitu loh..sambil senyum-senyum sendiri.
Paket dibuka, diamati isinya, dibaca instruksinya, lalu disimpan berjejer diantara barang-barang lainnya.
Keesokannya aku liat barang itu tersimpan di meja dan perasaanku kali ini biasa-biasa aja tuh....
Bukan berarti aku tidak bersyukur dengan apa yang telah aku dapatkan apalagi barang yang diidamkan.
Tapi tenyata yang akan saya garis bawahi dalam hal ini adalah betapa "Menunggu itu mengasikan"
dan hasil akhir itu nomor dua.
Aneh yah?...*-*
Subscribe to:
Posts (Atom)
.png)
